Dalam mendirikan sebuah Negara,
ada beberapa syarat yang harus di penuhi. Akan tetapi ada sebuah negara
yang bernama Republik Molossia dikatakan sebagai negara Republik
Terkecil dimuka bumi, walaupun mungkin tidak akan pernah terdaftar di
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Republik yang memiliki wilayah
kedaulatan sendiri ini memang ada secara faktual, de facto.
Pemimpin Negara Molossia Kevin Baugh, pendiri sekaligus kepala Negara Molossia
Republik Of Molossia secara
goegrafis berada di dalam negara Amerika Serikat di Dayton Nevada. Jadi
negara ini dikelilingi oleh negara Amerika Serikat. Negara paling kecil
ini di pimpin oleh seorang diktator yang bernama Kevin Baugh ditemani
oleh 2 orang anaknya di negara yang ia ploklamirkan 30 tahun silam itu.
Molossian
Bangsa yang didirikan pada 26 Mei 1977. Dikenal pada itu sebagai
Republik Grand Vuldstein, James Spielman dinyatakan Raja James I, dan
Kevin Baugh dinyatakan Perdana Menteri. Setelah tempoh singkat kegiatan
sporadis bangsa memasuki masa dormansi. Raja James I, meskipun masih
raja, tidak lagi menjadi aktif dalam kerajaan pada waktu itu. Kerajaan
berjalan terus tanpa campur tangan raja dan terus dikembangkan oleh
Perdana Menteri. Pada tahun 1980 itu berganti nama menjadi Kerajaan
Edelstein dan pada tahun 1988 berganti nama lagi sebagai Kerajaan Zaria.
Kerajaan nomaden ada sebagai pemerintah tapa sebuah rumah. Dijalankan
oleh Perdana Menteri, Pemerintah bepergian ke Eropa. Sementera di Eropa,
dan setelah kembali dari Eropa pada tahun 1992, Kerajaan makmur dan
tumbuh dalam budaya.
Molossia juga menerbitkan Passport seperti negara berdaulat
Memiliki layanan Pos Sendiri
Luas Wilayah : 14,3 acres
Date of Foundation : 3 September 1999 (Saat di Nevada)
Pemimpin : Kevin Baugh (diktator)
Bentuk Negara : Republik (Dictatorship de facto)
Bahasa : English (Deseret), Esperanto and Griko
Ibu Kota : Espera
Mata Uang : Valora (dari Koin Kasino)
Time Zone : Molossian Standard Time (UTC-& hours, 29 minutes)
Penduduk : 3 orang (3 lainnya hewan, anjing)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar